PRODUK

CITRA SATELIT RESOLUSI TINGGI

Dalam menyediakan data citra satelit resolusi tinggi, Garis Posisi Nusantara bekerjasama dengan Maxar Technologies yang memiliki dan mengoperasikan konstelasi satelit yang mengorbit mengitari Bumi. Saat ini terdapat 4 jenit satelit yang aktif mengorbit, 3 satelit yang sudah tidak aktif namun dapat diakses melalui archive, serta satelit baru yang diluncurkan pada tahun 2021 (WorldView Legion).

Optical Imagery

  • Resolusi mencapai 50 – 30 cm
  • Akurasi mencapai 5 m dengan CE90
  • Multispektral hingga 16 band

Optical Imagery

  • Resolusi mencapai 50 – 30 cm
  • Akurasi mencapai 5 m dengan CE90
  • Multispektral hingga 16 band

Imagery Basemap

  • Vivid
  • Metro
  • Dynamic

Imagery Basemap

  • Vivid
  • Metro
  • Dynamic

3D Data Suite

  • 3D Surface Model
  • Digital Terrain Model (DTM)
  • Digital Surface Model (DSM)
  • 3D Point Cloud

3D Data Suite

  • 3D Surface Model
  • Digital Terrain Model (DTM)
  • Digital Surface Model (DSM)
  • 3D Point Cloud

SURVEI LiDAR AIRBONE

LiDAR (Light Detection and Ranging) adalah sebuah teknologi sensor jarak jauh menggunakan laser cahaya kontinyu yang dipancarkan secara menyebar dari sebuah transmitter (pemancar) untuk menemukan jarak suatu objek.

Kelebihan dari LiDAR diantaranya dapat mengukur hingga celah terkecil diantara kanopi pohon dan bangunan serta pucuk pohon, atap bangunan, sampai permukaan tanah sehingga sangat bermanfaat untuk pemetaan topografi baik dalam 2 maupun 3 dimensi.

Produk

Ortofoto

DEM

Topografi

Peralatan

Leica ALS80-HP

  • Pulse up to 1000 kHz
  • FOV 0° – 75°
  • Full Waveform
  • Unlimited range returns from each
  • Outbond pulse in greater detail
  • Automatically adjust scan
  • Rate in speed aircraft varies
  • Double the scan rate

Leica RCD30 Oblique

  • Photogrammetric camera
  • Resolution 80 MP
  • CCD size 10320 x 7752 pixels
  • Multispectral RGBN imagery
  • 2D mechanical motion compensation

Leica PAV100

  • Stabilization range in roll -7° to + 7°
  • Stabilization range in pitch -8° to + 6°
  • Stabilization range in drift -30° to + 30°

SURVEI FOTOGRAMETRI

UNMANNED AERIAL VEHICLE (UAV)

UAV (Unmanned Aerial Vehicle) adalah wahana udara yang beroperasi dengan cara dikendalikan oleh pilot secara remote baik semi-otomatis ataupun otomatis penuh. Penggunaan UAV sebagai alat bantu survei fotogrametri bermanfaat untuk membantu akuisisi data dengan karakteristik pengoperasian yang relatif mudah, resolusi tinggi, real-time, dan murah. Penggunaan UAV-fotogrametri biasanya dilakukan untuk pemetaan lahan, survei topografi, pemetaan dan monitoring perkebunan, hingga survei 3 dimensi (3D).

Ortofoto

Survei fotogrametri dapat menggabungkan foto udara yang telah diakuisisi sehingga menghasilkan peta ortofoto 2D berkualitas tinggi

Model 3D

Ekstraksi point cloud dari foto udara dapat digunakan untuk memvisualisasikan objek dalam model 3D sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif.

Model 3D

Ekstraksi point cloud dari foto udara dapat digunakan untuk memvisualisasikan objek dalam model 3D sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif.

Peralatan

UAV Foxtech Baby Shark 260 VTOL

  • Wingspan: 2500 mm
  • Length: 1400 mm
  • Material: Composite
  • RTF Weight: 2.7 kg
  • MTOW: 13 kg
  • Endurance: 2 hours
  • Max. Cruising Speed: 110 km/h
  • Stall Speed: 16 m/s
  • Max. Altitude: 3000 m

Kamera RGB Sony RX1R II

  • 42MP Full-Frame Exmor R BSI CMOS Sensor
  • 7952 x 5304 Max Resolution
  • 35 mm Focal Length
  • BIONZ X Image Processor
  • SD/SDHC/SDXC, Memory
  • Stick Pro Duo
  • 507 g Weight

Kamera RGB Sony RX1R II

  • 42MP Full-Frame Exmor R BSI CMOS Sensor
  • 7952 x 5304 Max Resolution
  • 35 mm Focal Length
  • BIONZ X Image Processor
  • SD/SDHC/SDXC, Memory
  • Stick Pro Duo
  • 507 g Weight

Kamera Multispektral Parrot Sequoia+

  • 16MP RGB Camera : 4608 x 3456
  • Bands: Green (550 BP 40), Red (660 BP 40), Red Edge (735 BP 10), Near Infrared (790 BP 40)
  • Sunshine Sensor : 4 x Spectra Bands
  • GPS, IMU and Magnetometer
  • 35.0 g Weight

GNSS PPK / RTK Emlid Reach M2+RS2

  • Signal: GPS/QZSS L1C/A, L2C, GLONASS L1OF, L2OF, BeiDou B1I, B2I, Galileo E-1B/C, E5b
  • 168 Channels
  • 20 Hz GPS / 10 Hz GNSS Refresh Rate
  • 9DOF IMU
  • Static: H: 4 mm + 0.5 ppm, V: 8 mm + 1 ppm
  • PPK: H: 5 mm + 0.5 ppm, V: 10 mm + 1 ppm
  • RTK: H: 7 mm + 1 ppm, V: 14 mm + 1 ppm

GNSS PPK / RTK Emlid Reach M2+RS2

  • Signal: GPS/QZSS L1C/A, L2C, GLONASS L1OF, L2OF, BeiDou B1I, B2I, Galileo E-1B/C, E5b
  • 168 Channels
  • 20 Hz GPS / 10 Hz GNSS Refresh Rate
  • 9DOF IMU
  • Static: H: 4 mm + 0.5 ppm, V: 8 mm + 1 ppm
  • PPK: H: 5 mm + 0.5 ppm, V: 10 mm + 1 ppm
  • RTK: H: 7 mm + 1 ppm, V: 14 mm + 1 ppm

APLIKASI GIS

Geographic Information System (GIS) atau Sistem Informasi Geografis adalah suatu sistem informasi yang khusus digunakan untuk mengelola data informasi spasial. Dalam arti lain adalah suatu sistem yang memiliki kemampuan untuk membangun, menyimpan, mengelola, dan menampilkan informasi bereferensi geografis.

Sistem Informasi Geografis dapat digunakan untuk investivigasi, pengelolaan sumber daya, perencanaan pembangunan, perencanaan rute. Misalnya dapat membantu perencana atau pelaksana untuk menentukan jalur tanggap darurat jika terjadi bencana alam.

Deteksi Objek Otomatis

  • Mask R-CNN object instance segmentation
  • Automatic Building Footprint Detection on 30-50cm satellite imagery
  • Automatic Vehicle Detection on 10-20cm imagery

Segmentasi Penggunaan Lahan

  • U-Net semantic segmentation
  • Automatic Landcover segmentation on Landsat-8 imagery

Cost Path Analysis

Cost Path Analysis (Penentuan Jalur Paling Efektif) merupakan suatu tool untuk menampilkan jalur yang paling efisien dari satu titik ke titik lainnya. Jalur yang ditampilkan dari hasil Cost Path Analysis ini bukan merupakan jalur yang telah ada, sehingga analisis ini dapat digunakan untuk jalur baru dan sejenisnya.

Suitability Analysis

Suitability analysis (Analisis Kesesuaian Lahan) merupakan suatu tool untuk menampilkan area mana yang paling sesuai berdasarkan parameter yang dimasukkan oleh pengguna. Suitability Analysis dapat digunakan untuk memecahkan berbagai permasalahan terkait data spasial, seperti:

  • Mencari lokasi terbaik untuk suatu aktivitas
  • Memprediksi kerentanan terhadap suatu risiko
  • Mengidentifikasi dimana suatu hal kemungkinan akan terjadi.

© 2022 PT. GARIS POSISI NUSANTARA